Matamaya

Social Media Content Analysis untuk Mendukung Strategi Konten Bisnis Digital

Social Media Content Analysis untuk Mendukung Strategi Konten Bisnis Digital
21 February 2022

Media sosial merupakan tempat yang sangat unik dan multifungsi, dimana perannya kini telah menjadi tempat yang sangat penting bagi masyarakat luas, tidak hanya untuk mendukung kegiatan sehari-hari, melainkan telah menjadi bagian dari lifestyle. Setiap hari, kegiatan menyapa media sosial dianggap telah menjadi sebuah rutinitas yang perlu dilakukan, dari sekedar melihat-lihat, update kegiatan, upload foto makanan, update berita terbaru hingga kegiatan berjualan. Oleh karena itu, tidak jarang, viralnya suatu hal melalui media sosial akan menjadi pusat perhatian bagi masyarakat luas dan ini dapat membuka celah bagi banyak creators dan marketers untuk menghasilkan karya yang dapat menarik minat lebih banyak orang.

Bagi kamu yang ingin memanfaatkan peluang tersebut untuk memulai bisnis atau ingin melebarkan sayap dengan masuk ke pasar media sosial, kamu dapat memulainya dengan melihat dan memikirkan sejauh mana strategi konten media sosialmu atau kompetitor telah berjalan. Untuk dapat mengetahuinya, kamu tidak bisa melihat dengan mata telanjang begitu saja. Kamu memerlukan dukungan sebuah tool yang dapat melakukan analisis terhadap isi atau content analysis. Dalam social media monitoring, content analysis dimaknai sebagai metode penelitian yang bersifat mendalam terhadap isi suatu informasi baik secara tertulis maupun tercetak dalam media massa dan social media. Content analysis dapat digunakan dalam menganalisa semua bentuk dan jenis komunikasi, baik itu berita dan iklan televisi, surat kabar, berita radio dan media lain yang mempunyai bahan-bahan dokumentasi.

 

Matamaya Content Analysis Tool - Matamaya

Adapun definisi content analysis menurut para ahli, diantaranya:

  • Berelson & Kerlinger memaknai content analysis sebagai sebuah metode yang digunakan untuk mempelajari dan menganalisis komunikasi secara sistematik, objektif dan kuantitatif terhadap pesan yang tampak.
  • Krippendorff mengatakan bahwa content analysis merupakan suatu teknik penelitian untuk membuat inferensi yang dapat direplikasi atau ditiru dan sahih datanya dengan memperhatikan konteksnya.
  • Richard W. Budd memaknai content analysis sebagai teknik sistematis untuk menganalisis isi pesan dan mengolah pesan tersebut serta alat untuk mengobservasi dan menganalisis isi komunikasi terbuka dari komunikator yang sudah terpilih.
  • Weber menyebutkan bahwa content analysis merupakan metode penelitian dengan menggunakan seperangkat prosedur untuk membuat referensi yang valid dari teks.
  • Riffie, Lacy dan Fico mengatakan bahwa content analysis merupakan pengujian yang sistematis dan dapat direplikasi dari berbagai macam simbol komunikasi, dimana simbol ini diberikan nilai numerik berdasarkan pengukuran yang valid, dan dianalisis menggunakan metode statistik untuk menggambarkan komunikasi, menarik kesimpulan dan memberikan konteks, baik produksi maupun konsumsi.

Setelah mengetahui definisi content analysis menurut para ahli, selanjutnya hal yang perlu dipahami oleh marketing analyst atau market researcher adalah metode pengambilan data dalam content analysis. Metode content analysis terbagi kedalam tiga jenis, yaitu 

  1. Conventional content analysis atau dikenal dengan Inductive Category Development; digunakan ketika teori atau subjek penelitiannya terbatas. Metode ini mengandalkan sepenuhnya data yang ada untuk menghasilkan insight yang baru.
  2. Directed content analysis; metode ini digunakan untuk memvalidasi dan menganalisis lebih lanjut teori yang sudah ada. Metode ini dapat dilakukan menggunakan dua cara, yaitu coding data (memberikan kode yang telah ditentukan dari metode sebelumnya) atau code review (memberikan kode baru pada teks agar tidak termasuk dalam kategori manapun pada metode sebelumnya). 
  3. Summative content analysis; tujuan dari metode ini adalah menemukan arti lain dari teks atau kata. Metode ini dimulai dengan mencari teks tertentu kemudian menghitungnya, mengetahui berapa kali kata tersebut muncul, kemudian dianalisis untuk memahami maksud dari pemilihan teks atau kata tersebut.

Setelah pengolahan data selesai, maka data harus melewati tahapan content analysis evaluation untuk mengetahui ketepatan dan keakuratan hasil penelitian dengan alat atau instrumen yang dimiliki serta untuk meminimalisir kesalahan yang kemungkinan muncul pada hasil pengolahan data. Hal tersebut dapat diukur melalui dua cara, yaitu melalui reliabilitas dan validitas. Reliabilitas terbagi kedalam tiga bagian, yaitu intercoder dan intracoder, pretest serta  reliabilitas kategori. Sementara itu, validitas terbagi menjadi tiga bagian, yaitu:

  • Pengukuran produktivitas, untuk menilai data sudah memenuhi dan berhubungan erat dengan variabel yang telah ditentukan.
  • Predictive validity, yaitu pengukuran data dengan variabel yang digunakan.
  • Construct validity, yaitu kesesuaian teori dan konsep dengan alat pengukuran yang dipakai.

Fungsi validitas disini adalah untuk melihat apakah data yang sudah diolah telah memenuhi aturan dan tidak ada data yang cacat. Proses validitas dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

 

Matamaya Content Analysis Tool - Matamaya

Sumber: researchgate.net

 

Untuk dapat memahami manfaat content analysis lebih jauh, kamu dapat melihat content analysis case study yang telah kami rangkum berikut ini:

Apabila kamu membuat video resep cara membuat kue bolu di akun instagram, maka content analysis akan membantu membaca perkembangan dengan melihat jumlah yang menonton video demo masakmu, yang berlangganan channel-mu, ada berapa yang membagikan videomu, jumlah komentar tiap video, serta jumlah like dan dislike yang didapat. Ketika kamu melihat laporan content analysis, kamu akan melihat konten seperti apa yang disukai dan tidak disukai oleh subscriber-mu, begitu juga dengan konten yang memiliki banyak view dan konten yang membuat subscriber-mu bertambah.

Contoh lainnya adalah sebuah brand kosmetik online yang menemukan trend dengan menggunakan content analysis. Berawal dari obrolan saling sahut melalui media sosial yang kemudian banyak orang ikut meramaikan dengan review dan sekedar berbagi pengalaman dengan produk yang sedang dibicarakan, crowd tersebut dapat menjadi data untuk kemudian dianalisis lebih lanjut. Dibawah ini adalah contoh content analysis dalam brand kosmetik online:

 

Matamaya Content Analysis Tool - Matamaya

Sumber: clootrack.com

 

Dari beberapa contoh di atas, tentu disadari bahwa tanpa melakukan content analytics, bisnis tidak dapat mengetahui konten yang disukai oleh audience dan meningkatkan hal-hal baik, yang pada akhirnya bermanfaat untuk meningkatkan ROI. 

Jika kamu membuat banyak konten, content analytics tool dapat membantumu melacak, mengukur, dan menghitung efektivitas konten yang dipublikasikan. Tetapi content analytics tool mana yang terbaik?

 

Matamaya Content Analysis Tool

Matamaya Content Analysis Tool - Matamaya

Matamaya merupakan platform pilihan terbaik bagi kamu yang ingin melakukan analisis strategi konten pemasaran bisnis di media sosial. Matamaya Content Analytics merupakan tool berbasis data yang dirancang untuk melacak, mengelola, mempublikasikan, menyusun, dan memantau performance kampanye media sosial bisnismu secara terstruktur di seluruh platform. Analisis yang dilakukan oleh Matamaya sangat akurat untuk memandu kamu mengetahui aspek apa yang perlu ditingkatkan dalam strategi kontenmu agar dapat meningkatkan engagement dan distribusi konten, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan rasio konversi. 

Matamaya Content Analysis memiliki fitur unggulan dalam melakukan analisis kata kunci, dimana setelah kamu memasukkan kata kunci tertentu dalam fitur content analytics, kamu dapat langsung mengakses data seperti total volume pencarian, halaman/ konten dengan kata kunci, dan perkiraan jumlah kunjungan ke halaman/ konten yang memiliki kata kunci tersebut. Data-data ini sangat berharga untuk melakukan pengoptimalan.

 

Copyright © Matamaya 2022. Allright reserved.