Matamaya

Panduan Melakukan Content Analysis untuk Mengukur Kinerja Kampanye Pemasaran Konten Bisnis

Panduan Melakukan Content Analysis untuk Mengukur Kinerja Kampanye Pemasaran Konten Bisnis
20 May 2022

Content analysis merupakan salah satu bagian penting dari kampanye pemasaran konten karena memungkinkan bisnis untuk memantau keberhasilan kampanye dan menemukan celah dalam strategi pemasaran. Content analysis sangat penting untuk dilakukan guna memahami metrik yang harus dilihat dan manfaatnya bagi bisnismu.

Namun, tidak seperti riset pasar lainnya, content analysis lebih bersifat kualitatif. Hal ini berarti bahwa marketer melakukan content analysis bukan untuk mengukur pola tertentu, melainkan untuk memahami customer secara lebih menyeluruh, menyelidiki sudut pandang customer tentang konten di website dan social media platform. Content analysis jauh lebih berguna bagi bisnis karena sejumlah alasan. Hal yang utama adalah memberikan pandangan yang jauh lebih mendalam dan terperinci tentang strategi pemasaran bisnis dan membantu dalam menemukan apa yang sebenarnya berhasil dan tidak bagi marketer.

Selain hal-hal di atas, kamu juga dapat menganalisis kompetitor dengan melakukan analysis ini. Memahami bagaimana kinerja konten competitor dapat membantumu membuat keputusan yang lebih tepat tentang kampanye pemasaran konten. Misalnya, melalui content analysis kamu dapat melihat apakah ada kata kunci yang diperingkat oleh competitor yang tidak kamu rangking. Dengan informasi tersebut, kamu dapat membuat konten baru di sekitar kata kunci guna meningkatkan traffic organik di website bisnis.

Dalam artikel ini, kita akan banyak membahas panduan lengkap content analysis, seperti apa yang diukur, bagaimana melakukan content analysis dan rekomendasi social management tool yang dapat membantumu mengukur kinerja konten social media marketing.

 

Apa yang Diukur dalam Content Analysis?

Apa yang Diukur dalam Content Analysis? - Matamaya

(https://www.shutterstock.com/id/image-vector/different-designers-set-creative-people-laptop-2088630184)

Sebelum melakukan content analysis, kamu sangat disarankan untuk memahami indikator kinerja utama (KPI) guna mengetahui informasi apa yang paling bermanfaat untuk kampanye pemasaran bisnismu. Hal ini tergantung pada target marketing yang kamu ingin capai. Misalnya, jika KPI utama perusahaan adalah penjualan, dan kamu tidak melihat transaksi baru meskipun jumlah followermu terus mengalami peningkatan,  hal ini dapat dimaknai bahwa konten yang kamu miliki tidak seefektif yang seharusnya.

Cara yang bagus untuk menganalisis konten adalah membuat analisis berorientasi pada tujuan. Hal ini berarti kamu harus fokus pada apa yang diinginkan untuk dicapai konten dan informasi apa yang menentukan apakah strategi tersebut berhasil. Berikut adalah beberapa metrik yang dapat kamu pertimbangkan untuk menetapkan target dan untuk menganalisis kampanye pemasaran kontenmu:

  1. Search Ranking
    Metrik ini sangat berguna bagi bisnis yang menginginkan peningkatan traffic ke website sebagai tujuan strategi marketing. Semakin tinggi peringkat website-mu di Google dan search engine lainnya, semakin besar kemungkinan orang menemukan website dan kontenmu. Untuk mencapai hal ini, kamu perlu mengidentifikasi dan mengoptimalkan kata kunci tertentu guna memudahkan kontenmu muncul di halaman atas search engines. Jika beberapa konten yang telah kamu buat berperingkat tinggi, kamu dapat memeriksa tingkat konversi untuk konten tersebut. Namun, jika beberapa konten tidak berkinerja baik, kamu dapat melihat apakah ada cara yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan peringkat. Ini juga dapat membantu untuk menargetkan niche yang tidak diperingkat oleh competitor bisnismu.

  2. Website Visits
    Salah satu cara untuk menganalisis efektivitas konten adalah dengan memantau audience yang mengunjungi social media platforms bisnismu beberapa kali. Kamu dapat menggunakan tracking tool untuk dapat melacak audience setiap kali mereka mengunjungi situs dan platforms-mu melalui cookie pelacakan di browser mereka. Cookie menandai setiap halaman yang mereka kunjungi di situs dan kapan mereka pergi dan kembali. 
    Melacak metrik ini berfungsi untuk melacak perilaku audience dan menentukan tingkat minat mereka terhadap produk atau layanan brandu berdasarkan apa yang mereka lakukan. Setelah audience berinteraksi dengan konten bisnismu, tracking tool dapat memberi mereka skor berdasarkan minat mereka. Kamu kemudian dapat melihat skor dan memfokuskan resource-mu pada audience yang kemungkinan besar akan melakukan pembelian. 

  3. Engagement
    Ada beberapa jenis keterlibatan audiens dengan konten, diantaranya meninggalkan komentar, memberikan likes, atau membagikannya di social media platform lain. Saat mereka terlibat dengan konten yang kamu buat, ini merupakan tanda bahwa mereka merasa terhubung dengan konten tersebut dan tertarik dengan apa yang mereka baca. Keterlibatan audience dapat membantu mengarahkan lebih banyak customer ke platforms-mu dengan melakukan share atau memberikan pendapat mereka terkait produk dan layanan bisnismu. Keterlibatan terlihat berbeda tergantung pada social media platform yang kamu pantau, tetapi ada beberapa jenis keterlibatan yang paling umum akan kamu temui:

    • Metrik sosial
    • Metrik ini berisikan informasi basic mengenai performance kontenmu. Melalui metrik ini, kamu dapat melihat siapa yang telah membagikan, mengomentari, dan menyukai konten-mu di halaman social media mereka. Untuk memperoleh metrik ini, kamu dapat menggunakan Matamaya social media monitoring tool karena memungkinkanmu memantau berbagai social platforms populer secara real time dan menampilkan analytics report yang mudah dibaca.
    • Links atau Tagging
    • Saat akun pengguna lain menautkan kontenmu dalam post atau bio mereka, itu dapat meningkatkan kualitas domain-mu untuk Google. Dengan banyaknya orang yang menautkan kontenmu, kamu dapat meningkatkan peringkat konten, yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan traffic organik ke situs dan platforms bisnismu.

 

Cara Melakukan Content Analysis

Cara Melakukan Content Analysis - Matamaya

(https://www.shutterstock.com/id/image-vector/online-survey-customers-feedback-concept-assessment-2124783083)

Ada beberapa langkah yang dapat kamu ikuti untuk melakukan content analysis, yakni:

Langkah 1: Menyiapkan Data yang Ada

Menyiapkan Data yang Ada - Matamaya

Langkah penting pertama untuk melakukan analysis adalah persiapan. Berbagai aspek rencana akan bergantung pada rancangan dan pengembangan awalnya. Dalam content analysis, kamu dapat memulai dengan merekam apa yang telah kamu publikasikan di social media platforms-mu. Sangat disarankan untuk menggunakan spreadsheet untuk mengumpulkan informasi ini. Selanjutnya, kamu perlu memecah setiap elemen platforms-mu menjadi kolomnya sendiri, antara lain link, video, foto, infografis, audio, dll. Hal ini bertujuan untuk menentukan akar masalah yang tepat, apakah itu link yang rusak atau pemuatan gambar yang lambat. Elemen yang tampaknya kecil ini sebenarnya sangat relevan dengan kesuksesan strategi pemasaran bisnismu.

Langkah 2: Memeriksa Konten

Memeriksa Konten - Matamaya

Setelah kamu menyiapkan data dan informasi yang dibutuhkan, saatnya untuk memahami strategi konten yang sedang kamu jalankan. Kamu dapat mengumpulkan informasi ini dari sejumlah metode, namun yang sangat direkomendasikan adalah berbicara dengan customer-mu secara langsung. Sangat penting untuk memutuskan siapa yang harus diajak bicara untuk content analysis dan bagaimana kamu akan menjangkau mereka. Kamu dapat mengadakan interview melalui sambungan telepon dan mengajukan beberapa pertanyaan terkait pendapat mereka tentang konten. 

Selain menanyakan customer secara langsung, ada metode lain yang dapat kamu lakukan, yakni dengan memeriksa kinerja konten menggunakan social media monitoring tool seperti Matamaya. Tidak seperti subjek lain, social media monitoring tool sangat memahami apa yang harus dicari dan dapat menawarkan data yang lebih konklusif untuk mendukung content analysis-mu. Matamaya khususnya, selain menyediakan metrik sosial yang kamu butuhkan untuk mengetahui keterlibatan kontenmu dengan customer, juga dapat melakukan sentiment analysis guna menganalisis pesan masuk (termasuk komentar dan feedback) apakah sentimen yang mendasarinya positif, negatif, atau netral. Insights ini dapat bermanfaat untuk membantu brand-mu meningkatkan kualitas produk, konten serta strategi pemasaran di masa mendatang.

 

Langkah 3: Memulai Competitive Content Marketing Analysis

Memulai Competitive Content Marketing Analysis - Matamaya

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah merekam informasi, baik dengan bantuan internal dan eksternal. Kamu dapat mengumpulkan informasi ke dalam dokumen atau spreadsheet untuk memudahkan pengorganisasian, namun informasi yang kamu rekam dari keduanya harus dikumpulkan secara terpisah. Setelah merekam informasi, kamu dapat melakukan evaluasi dari informasi tersebut untuk menemukan ketidakkonsistenan di antara keduanya. Dengan melakukan evaluasi, kamu dapat sekaligus memahami reaksi dan cerita customer dari pertanyaan yang kamu ajukan atau hasil sentiment analysis dengan mempelajari frasa kunci yang relevan. Kamu akan dapat menemukan pola yang konsisten atau inkonsistensi dalam jawaban serta menemukan kekuatan atau kelemahan berdasarkan feedback customer.

Penting untuk tidak hanya dapat mengetahui pendapat customer tentang konten marketing-mu, melainkan juga memiliki strategi konten pemasaran yang bersaing dengan competitor. Competitive content marketing analysis merupakan analisis yang dilakukan untuk mengidentifikasi hal-hal seputar konten pemasaran yang dibuat oleh competitor bisnismu guna peningkatan traffic. Untuk dapat melakukan analysis ini, kamu hanya perlu melakukan 5 hal, yakni: 

  1. Membuat daftar kompetitor utama bisnismu.
  2. Mengidentifikasi target audience mereka;
  3. Menganalisis metrik SEO;
  4. Melihat konten mereka; dan
  5. Membandingkannya dengan konten yang telah kamu buat.
Copyright © Matamaya 2022. Allright reserved.