Matamaya

Influencer Marketing Strategi untuk TikTok

Influencer Marketing Strategi untuk TikTok
08 December 2021

Salah satu hal paling vital untuk melakukan pemasaran di sosial media adalah menargetkan kelompok orang yang kamu harapkan menjadi konsumen brandmu. Dengan melakukan influencer marketing, kamu harus menentukan figur-figur yang dapat menarik dan memengaruhi keputusan pembelian audiensmu. Jika produk yang kamu jual lebih cenderung kepada kelompok muda, kamu sangat perlu mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan influencer di TikTok.

Seperti yang diketahui, fitur TikTok yang paling utama adalah video sharing. Jadi, setiap kampanye influencer marketing yang kamu lakukan di TikTok, akan melibatkan influencer untuk membuat, sharing, dan atau video streaming secara live untuk mempromosikan produkmu dan membuatnya menarik bagi followers mereka.

Sebelum beralih ke bahasan mengenai bagaimana kamu dapat memanfaatkan TikTok untuk marketing bisnis, mari kita pahami sebentar “mengapa TikTok?”

TikTok merupakan salah satu sosial media platform yang tengah melonjak popularitasnya sejak diluncurkan pada tahun 2016. Ketika perusahaan induk, ByteDance, membeli Musical.ly, penggabungan kedua perusahaan terebut memberikan TikTok akses langsung ke Gen Z, dan ternyata sangat berhasil, dimana pada Q1 tahun 2019 saja, aplikasi ini diunduh dengan penambahan lebih dari 188 juta kali.

Unduhan TikTok setiap bulan juga terus mengalami peningkatan dan melampaui sosial media platforms lainnya. Dengan demikian, basis users TikTok secara global telah mencapai lebih dari 500 juta active users.

TikTok global download - Matamaya

Pada awal Musical.ly dibuat, platform ini menyediakan channel yang mudah digunakan bagi kelompok muda untuk membuat video mereka meniru track musik favorit atau yang dinyanyikan oleh penyanyi favorit mereka. Namun, baru-baru ini, orang-orang mengunggah lebih banyak video orisinal yang mencakup berbagai genre yang lebih luas.

Di TikTok, pengguna mendapatkan kepercayaan diri untuk membuat video berdurasi 15 detik dan mengunggahnya untuk dilihat users lain. TikTok memudahkan pengguna untuk membuat video dan menyertakan alat pengeditan dan efek yang diperlukan seperti menggabungkan raw video, musik, dan filter wajah.

Dibandingkan dengan sosial media platform lainnya, seperti Instagram, TikTok berfokus pada video pendek, bukan postingan statis. Video berdurasi panjang, story, dan teks merupakan style yang lebih dikenal di Instagram. Di TikTok, users mengandalkan tagar untuk bernavigasi, dan halaman penemuan "For You".

Kreativitas yang diberikan users TikTok melalui filter, duet, challenge, dan efek audio-visual lainnya, menjadikan TikTok channel yang berisikan konten unik, dan adiktif. Di TikTok, secara keseluruhan, pengguna terasa lebih interaktif dan supportive dibandingkan pengguna Instagram di mana setiap orang tampaknya hanya mengabadikan moment mereka.

Kelompok usia terbesar di TikTok adalah mereka yang berusia antara 16 dan 24 tahun. Kelompok tersebut membentuk 41% dari total basis users. Namun, bukan berarti ada aturan yang melarang kelompok usia yang lebih tua bergabung ke TikTok.

Lalu pertanyaan selanjutnya, konten apa yang cocok untuk dipost di TikTok?

konten apa yang cocok untuk dipost di TikTok? - Matamaya

Seperti YouTube, TikTok memiliki basis konten berupa video, dimana semakin menghibur video yang diunggah, semakin baik mereka beresonansi dengan penonton.

Di TikTok, video musik orisinal bisa jauh lebih populer daripada versi cover. Dan users dapat menyampaikan pesan promosi di tengahnya. Selain itu, promosi dapat juga dilakukan melalui video non-musik seperti sandiwara pendek, video challenge, demonstrasi memasak, dan sebagainya.

Namun, jika kamu ingin menjalankan promosi brandmu di TikTok, kamu harus menghindari postingan apa pun yang menyerupai iklan tradisional. Jangan mencoba memberikan skrip kepada influencer dan lebih mendorong influencer untuk mendongeng.

Influencer - Matamaya

Kamu perlu memberi influencer fleksibilitas yang cukup untuk menceritakan brand kamu kepada fans atau followers mereka dengan cara yang autentik. Followers influencer akan langsung tahu jika video yang mempromosikan produk kamu dibuat dengan gaya yang berbeda dengan video influencer pada umunya, dan mereka dapat bereaksi buruk terhadap videomu tersebut.

Seperti melakukan pemasaran influencer di platform sosial media lainnya, kunci sukses influencer marketing adalah bekerja dengan influencer yang pengikutnya sesuai dengan target pasar kamu. Jadi, jika kamu menjual kebutuhan remaja, kamu dapat menggunakan influencer marketing di platform ini. Namun, jika kamu menjual alat untuk DIYers, maka pemasaran TikTok mungkin tidak akan menghasilkan investasi yang baik.

Kamu dapat memasarkan di TikTok tanpa menggunakan bantuan influencer. Namun, seperti halnya semua sosial media platforms, mungkin sulit untuk membangun audiens yang cukup besar di TikTok untuk mendengar pesan brand kamu. Jauh lebih mudah bagi sebagian besar brand untuk bekerja dengan influencer TikTok yang sudah mapan, daripada membangun akun perusahaan sendiri dan bekerja keras untuk memperoleh banyak fans atau followers.

Bagaimana cara mempromosikan produk di TikTok?

Bagaimana cara mempromosikan produk di TikTok? - Matamaya

Ekosistem pemasaran di TikTok masih baru, tetapi telah banyak brands yang memanfaatkan fitur ads di platform ini. Di bawah ini adalah beberapa cara yang dapat kamu gunakan untuk menjalankan marketing strategy di TikTok.

1. In-feed Ads

Kamu dapat menggunakan fitu feed untuk menayangkan iklan video brand mu. Iklan dalam feed berjalan pada tiga model aksi, yakni CPC (biaya per klik), CPM (biaya per tayangan), dan CPV (biaya per tampilan 6 detik).

Dari fitur ini, TikTok menawarkan penargetan viewers berdasarkan usia, jenis kelamin, dan lokasi geografis. Kamu juga dapat membuat audiens khusus dengan memanfaatkan fitur opsi profil daftar putih atau daftar hitam. Iklan dalam feed memiliki biaya per tayangan $10 dengan pembelanjaan kampanye minimum $6.000.

2. Hashtag Challenge

Satu hal yang perlu kamu ketahui, users atau pengguna TikTok sangat merespons challenge dengan baik. Biasanya ada banyak challenges bagi users TikTok untuk berpartisipasi yang biasanya melibatkan seseorang yang menetapkan challenge dengan membumbuhi #. Challenge tersebut biasanya menantang users lain di TikTok untuk membuat dan membagikan jenis video tertentu.

3. Influencer Marketing

Pemasaran influencer kemungkinan akan menjadi bentuk pemasaran paling efektif di TikTok. Kamu tidak akan mengalami implikasi negatif dari iklan tersebut, dan kamu tidak perlu khawatir tentang membangun audiens kamu sendiri seperti yang kamu dan timmu lakukan di akun perusahaan kamu.

Dengan bekerja sama dengan influencer, kamu akan menghasilkan strategi kreatif yang dapat menarik minat audiens pada brand kamu pada skala yang lebih besar. Seperti kebanyakan influencer marketing, kamu harus memperhatikan metrik yang berkaitan dengan engagement dan awareness. Ini bisa menjadi panduan yang sangat baik untuk loyalitas brandmu.

Akan tetapi, pemasaran influencer TikTok hanya ada dalam waktu singkat. Untuk mengembangkan strategi pemasaran influencer TikTok yang berdampak untuk brand mu, ada langkah-langkah yang dapat kamu ambil antara lain menentukan goal dari marketing yang kamu lakukan di TikTok, menemukan influencer yang tepat, membiarkan influencer mengekspresikan kreativitas mereka, memerhatikan hasil TikTok campaign melalui social media monitoring tools, dan mencoba format lain untuk lebih banyak mendatangkan engagement.

Copyright © Matamaya 2022. Allright reserved.